Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Cube Test

Waspadai Kejadian Ini Jika Ada Balita di Rumah

Written By GOJEK #GolekRejeki on Saturday, 4 April 2020 | 23:19

Waspadai Kejadian Ini Jika Ada Balita di Rumah
 

 
Keberadaan anak dalam suatu keluarga merupakan dambaan bagi semua orang. Berbagai upaya akan kita lakukan demi mendapat buah hati sebagai penyambung keturunan kita. Dan setelah buah hati hadir, kita harus selalu merawat dan menjaganya dengan sepenuh hati. Anak kecil terutama yang berumur kurang dari 5 tahun memiliki daya ingin tahu yang cukup besar, namun belum diimbangi oleh pengetahuan yang cukup. Oleh karena itu, sebagai orang tua kita harus selalu menjaganya dengan ekstra.  Meskipun setiap hari kita terus tinggal di dalam rumah, bukan berarti semua aman bagi balita kita.  Berikut ini adalah beberapa kejadian yang harus kita waspadai karena berbahaya bagi buah hati kita khususnya yang berumur kurang dari 5 tahun sebagaimana  dikutip dari buku 'Baby Care untuk Ayah' oleh Colin Cooper:

1.    Tersedak, tercekik dan sulit bernapas

Kadangkala anak-anak yang berumuh kurang dari 1 tahun suka memasukkan sesuatu di mulut mereka. Sebagai orang tua, kita harus menjaga agar tidak ada benda-benda baik itu berupa mainan, makanan atau benda lain yang bisa membuat anak tersedak atau tercekik karena menelannya.  Beberapa benda yang berpotensi untuk membuat anak tersedak atau tercekik antara lain: mainan yang ukurannya kecil, kacang, kancing, tutup botol dan lain sebagainya

2.    Tersiram air panas, luka bakar dan keracunan bahan kimia
Agar anak-anak kita terhindar dari luka bakar, jangan tinggalkan minuman atau makanan panas dalam jangkauan anak-anak. Saat makan, usahakan gagang panci menghadap ke dalam dan gunakan api kompor bagian belakang saja. Pagar pengaman pada kompor dapat mencegah anak menarik panci dan menumpahkan ke badannya. Deterjen atau sabun yang berbentuk tablet mengandung alkalin padat. Jauhkan dari jangkauan anak-anak agar tidak dikira sebagai peremen dan ditelan.

3.    Tenggelam
Hati-hati mama, ternyata anak kecil bisa tenggelam meskipun dalam air yang dangkal sekalipun. Oleh karen itu, jangan pernah meninggalkan bayi dalam bak mandi walau hanya sesaat. Selalu temani si kecil saat bermain di dekat air. Berilah pagar di sekitar kolam atau tutupi sekalian sampai anak sudah lebih besar.

4.    Luka iris dan luka potong
Luka iris atau luka potong bkan hanya disebabkan oleh pisau atau perkakas yang digunakan untuk mengiris atau memotong lainnya. Kaca yang terpasang di pintu dan lemari bisa pecah jika tertabrak oleh anak. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika diganti dengan kaca tebal atau papan tripleks. JIka tidak, tutupilah kaca dengan lapisan pengaman (safety film). Lapisan ini tidak dapat mencegah kaca dari pecah, tetapi bisa menahan serpihannya agar tidak berserakan dan mengurangi risiko luka yang lebih serius. Menggaris dari logam, ujung bolpoint atau benda-benda runcing lainnya ternyata juga bisa mengiris kulit anak kita. 

5.    Keracunan
Sempanlah produk berbahaya seperti bahan kimia, obat, serta cairan pembersih di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak-anak. Masukkan obat-obatan serta produk berbahaya lainnya ke dalam wadah yang tertutup rapat, kalau bisa bahkan yang ada kuncinya. Jangan sampai kita meninggalkan tablet obat di dalam tas atau saku celana dan jangan penah mengatakan obat sebagai permen kepada anak. Ajari anak untuk tidak memungut atau memakan apapun dari kebun sebelum bertanya terlebih dahulu kepada orangtua.

6.    Terguling dan terjatuh
Banyakk anak kecil yang terjatuh atau terguling ketika mereka membuka cendela baik itu secara sengaja maupun karena tidak sengaja. Oleh karena itu, pasanglah pengait khusus di jendela rumah untuk mencegah anak membuka jendela lebih dari 10 cm. Namun pastikan juga agar jendela masih bisa dibuka dengan mudah seandainya terjadi kebakaran. Jauhkan perabotan rumah agar tidak terletak langsung di bawah jendela. Pasang pengaman di setiap sudut meja dan tepi anak tangga. Pengaman ini bisa dilepas jika anak sudah bisa naik turun tangga dengan mantap dan tak lagi terlalu berbahaya baginya.

7.    Tersetrum dan luka bakar akibat listrik
Meskipun stopkontak sudah dirancang agar tidak mudah menyetrum, pasanglah tutup pengaman jika lokasinya mudah dicapai anak. Untuk berjaga-jaga, ajari batita untuk tidak memasukkan jari atau benda lain ke dalam stopkontak. Plesterlah tombol-tombol alat elektronik agar si kecil tidak dapat menggunakannya. Periksa juga kondisi kabel listrik di rumah. Pastikan tidak ada yang terkelupas atau serat pembungkusnya terjuntai karena bisa menyetrumnya dan mengakibatkan kebakaran.

8.    Terjepit pintu, cendela atau almari
Kadangkala anak kita tertark untuk membuka-tutup pintu, cendela, almari lemari es dan tempat penyimpanan barang yang lain. Sebagai antisipasi, tutup rapat semua benda yang bisa membuat anak kita terjepit, kalau perlu diberi kaitan atau kunci sehingga sulit untuk dibuka-tutup oleh anak-anak.

1 comments:

duniamasak said...

duh memang yang paling perlu perhatian lebih itu tentang makanan anak-anak, takut keracunan :O bahaya

Post a Comment