Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Cube Test

Penyebab Bayi sering Kentut

Written By Blogger on Monday, 11 September 2017 | 21:33

Penyebab Bayi sering Kentut


Penyebab Bayi sering Kentut
Bayi mama sering kentut? Gak usah panik, kentut pada bayi berbeda dengan kentut orang dewasa yang kadangkala disebabkan oleh perut kembung (masuk angin). Kentut pada bayi terutama pada saat bayi baru lahir dan selama usia kurang dari satu tahun merupakan kondisi yang umum dan normal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, bayi sering mengalami kentut dikarenakan sistem pencernaan mereka yang belum sepenuhnya berkembang. 

Sebagaimana diketahui, kentut merupakan cara tubuh membuang gas-gas yang tidak dibutuhkan tubuh. Gas itu bisa masuk ke dalam tubuh dengan melalui makanan yang yang mengandung gas, makan terlalu cepat dan lain-lain sehingga lama-kelamaan gas di dalam perut semakin menumpuk dan tubuh bereaksi dengan mengeluarkannya melalui kentut

Bayi dengan usia kurang dari satu tahun sangat rentan terhadap masalah terkait gas pencernaan dengan gejala perut kembung, perut buncit dan sering kentut. Kondisi tersebut biasanya membuat bayi menjadii tidak nyaman dan ujung-ujungnya mengalami gangguan tidur, gelisah ataupun rewel. Biasanya, bayi dengan umur kurang dari 1 tahun mengeluarkan gas sebanyak 3 hingga 4 kali dalam durasi 20 menit.

Ada banyak hal yang menyebabkan bayi dengan usia 0-1 tahun sering mengalami kentut, antara lain: 

1.    Bayi menelan gelembung udara saat menyusu
Pada saat bayi minum ASI ataupun susu melalui botol, gas dan gelembung udara bisa ikut masuk tertelan ke dalam saluran pencernaan jika anak kita menghisap air susu dengan tergesa-gesa atau terlalu cepat. Apabila bayi kita menyusu menggunakan botol, ukuran dot yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan lebih banyaknya udara atau gas yang tertelan sehingga menyebabkan anak kita sering kentut. Untuk mengatasinya, mama harus bisa menjaga bayinya agar tidak tergesa-gesa saat menyusu, mengubah – ubah posisi pada saat bayi menyusu,  serta menepuk – nepuk punggung bayi dengan lembut secara berkala setiap 3 hingga 5 menit untuk menyendawakan bayi agar udara yang tertelan dapat keluar sebagian. 

2.    Sistem pencernaan bayi  belum bekerja secara sempurna

Bayi yang berusia 0-1 tahun, organ-organnya masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan dasar, jadi kinerjanya belum sempurna termasuk organ-organ yang mengatur sistem pencernaan.  Kondisi tersebut akan bermasalah ketika sistem pencernaan yang seharusnya mampu menguraikan laktosa (sejenis karbohidrat yang terkandung dalam Susu/ ASI). Karena sistem perncernaannya sendiri belum sempurna, laktosa tidak berhasil diserap oleh usus halus sehingga akan turun ke usus besar dan akan terjadi fermentasi oleh mikroorganisme di dalamnya sehingga akan menghasilkan gas.

3.    Adanya kandungan Laktosa pada ASI atau susu formula yang diminum bayi
Laktosa dalam ASI atau susu formula adalah bentuk karbohidrat yang seharusnya akan diserap oleh usus halus. Namun, dikarenakan pencernaan bayi yang belum sempurna, karbohidrat ini tidak terserap dengan baik oleh usus halus sehingga akan terjadi fermentasi oleh mikroorganisme yang kemudian menghasilkan gas. 

4.    MPASI yang dimakan bayi
Ada makanan-makanan tertentu yang sulit dicerna oleh bayi. Jika bayi tampak sering kentut setelah makan makanan tertentu, mungkin pencernaannya mengalami kesulitan mencerna makanan tersebut. Jagung, brokoli, dan kacang-kacangan termasuk bahan makanan yang membuat produksi gas berlebih di dalam perut.

5.    Makanan yang dimakan oleh ibu
Jika Anda masih memberi ASI eksklusif pada bayi Anda, bisa jadi makanan yang Anda makan lah yang menjadi penyebab bayi sering kentut. Hal ini dikarenakan, zat-zat yang masuk ke dalam tubuh Anda akan dimakan oleh bayi Anda juga melalui ASI. Jika bayi memiliki intoleransi terhadap makanan yang Anda makan, dia akan ikut bereaksi setelah meminum ASI.

Demikian tadi penyebab kenapa bayi kita sering mengalami kentut. Untuk artikel selanjutnya akan kita ulas Cara Mengatasi Bayi yang sering Kentut


0 comments:

Post a Comment