Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Cube Test

Mengatasi Bayi yang sering Kentut

Written By Blogger on Wednesday, 13 September 2017 | 21:37

Mengatasi Bayi yang sering Kentut


Mengatasi Bayi yang sering Kentut

Kentut merupakan salah satu proses alamiah pada tubuh manusia, dari bayi baru lahir hingga orang tua yang sudah uzur. Untuk bayi yang berumur kurang dari 1 tahun, fenomena lebih sering kentut bukanlah suatu hal yang asing bagi ibu-ibu. Dan ternyata, ada banyak faktor yang menyebabkan bayi kita sering kentut. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di sini: Penyebab bayi sering kentut.  

Walaupun seringnya bayi kentut tidak membahayakan kesehatan bayi, banyaknya gas di perut bayi membuatnya merasa tidak nyaman. Maka, ibu mungkin bisa membantu bayi untuk mengurangi tertimbunnya gas di dalam perut bayi dengan cara-cara seperti berikut:

1.    Bantu bayi untuk bersendawa
Kentut yang terjadi pada bayi utamanya adalah disebabkan karena adanya penumpukan gas yang berlebih pada tubuh (perut) sehingga secara reflek tubuh akan mengeluarkan kandungan gas tersebut saah satunya melalui kentut. Selain dengan kentut, sebenarnya mekanisme pengeluaran gas berlebih juga bisa dilakukan dengan bersendawa (mengeluarkan gas melalui mulut. Untuk membuat bayi bersendawa, sebenarnya mudah: silahkan posisikan bayi di gendongan seperti berdiri dengan kepalanya di bahu Anda, lalu tepuk-tepuk lembut punggungnya dengan frekuensi tertentu. Lakukan ini setiap 3-5 menit atau setelah ibu selesai menyusui bayi. Dengan menepuk-nepuk punggung bayi ini, maka bayi akan bersendawa dan mengeluarkan sebagian gas yang masuk ke perutnya.

2.    Memijat-mijat perut bayi dengan minyak telon.
Salah satu upaya agar bayi tidak sering kentut yaitu dengan memijat bayi dengan minyak telon.  Dengan memijat perut bayi menggunakan minyak telon, perut bayi akan terasa lebih hangat yang bisa membuatnya lebih nyaman. Pijatan lembut juga bisa membantu memperlancar pergerakan udara melalui saluran pencernaannya dan meringankan gelembung gas di perutnya. Selain membantu menghilangkan gas, pijatan lembut pada perut bayi akan membuat perutnya makin terasa nyaman dan bayi tambah rileks

3.    Perhatikan ukuran dot bayi
Untuk bayi yang minum susu formula atau ASI menggunakan botol, Ibu sebaiknya memilih dot    yang sesuai dengan ukuran mulut bayi. Ukuran dot yang tidak sesuai bisa membuat gelembung gas lebih mudah masuk ke dalam pencernaan bayi. Cobalah untuk memilih ukuran dot yang tidak terlalu kecil dibandingkan mulut bayi sehingga tidak ada udara yang ikut masuk saat bayi menyusu. Tapi jangan juga memilih ukuran dot yang terlalu besar karena bisa membuat susu keluar terlalu banyak yang membuat bayi tidak nyaman saat minum susu

4.    Lakukan gerakan olahraga ringan untuk si Kecil
Untuk memudahkan terbuangnya gas dari dalam perut, orang tua bisa menggerakkan kaki Si Kecil selayaknya dia sedang mengendarai sepeda. Caranya, telentangkan bayi di kasur dan pegang kedua kakinya. Kemudian gerakkan dengan lembut secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. Gerakan ini dapat mendorong gelembung-gelembung udara keluar melalui usus. Lakukan hal ini beberapa kali dalam sehari. Disarankan dilakukan pada waktu yang tepat, seperti saat orang tua sedang mengganti popoknya.

5.    Menjaga  pola makan ibu yang sedang menyusui
Apabila mama menemukan seringnya kentut bayi Anda disebabkan oleh makanan tertentu, maka mama harus mulai memperhatikan makanan yang di konsumsi ketika masih dalam rangka memberikan ASI pada si kecil. Untuk menjaga kandungan laktosa pada ASI, ada baiknya bagi ibu-ibu yang sedang menyusui untuk menjaga pola makannya. Apabia banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gas seperti kol, jenis kacang – kacangan dan makanan olahan dari susu, akan memberikan gas yang lebih banyak pada ASI

6.    Menjaga MPASI yang dikonsumsi oleh Bayi Kita

Apabila si kecil sudah mulai makan makanan pendamping ASI (MPASI) maka mama juga harus memperhatikan bahan makanan yang dikonsumsinyaa. Sebaiknya menghindari, atau mengurangi, bahan makanan yang tampaknya memberi reaksi tertentu pada bayi Anda.  Sebaiknya kita memberikan MPASI dari bahan alami yang dibuat sendiri sehingga lebih terjamin kebersihan dan kandungan gizinya. 

7.    Memakai obat pengusir gas

Hal yang terakhir bisa mama lakukan untuki mengurangi kentut pada si kecil adalah dengan memberikan obat pengusir gas. Sebaiknya mintalah saran kepada dokter atau apoteker untuk mendapatkan obat yang tepat. Konsultasikan juga dengan mereka mengenai kandungannya agar Si Kecil terhindar dari efek samping negatif obat tersebut. Dan yang perlu diperhatikan, pergunakan cara yang terakhir ini apabila mama dalam situasi yang mendesak.








0 comments:

Post a Comment