Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Cube Test

Mengatasi Anak Terlambat Bicara

Written By Blogger on Saturday, 1 July 2017 | 09:46

Mengatasi Anak Terlambat Bicara


Anak terlambat bicara
Salah satu hal yang membahagiakan orang tua adalah jika melihat anaknya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Hal itu biasanya ditandai dengan tumbuhnya kemampuan anak sesuai dengan umurnya, seperti kemampuan untuk melihat, duduk, belajar berdiri serta berjalan, berbicara, bersosialisasi dan kemampuan lainnya. 

Salah satu hel yang sering menjadi perhatian orang tua adalah adanya gangguan bicara pada anak. Para orang tua pasti khawatir ketika melihat buah hatinya belum bisa berbicara padahal teman-teman sebayanya sudah mulai ceriwis untuk berkomunikasi dengan orang lain. Seorang anak digolongkan terlambat bicara jika umur anak sudah mencapai 2 atau 3 tahun tapi belum juga bisa berbicara dengan lancar atau hanya bisa mengucapkan potongan kata saja. Dalam kondisi normal, anak usia 1,5 tahun sudah bisa mengucapkan minimal 5 kata secara konsisten seperti mama, papa, ini, itu dan ketika anak berusia 2 tahun dia sudah bisa merangkat beberapa kata sederhana. 

Untuk mengatasi gangguan bicara pada anak, salah satu hal yang pertama kali dilakukan yaitu mengetahui faktor penyebabnya.  Secara garis besar, ada dua hal yang bisa menyebabkan anak mengalami kesulitan ketika belajar berbicara, yaitu faktor psikologis dan biologis. Secara psikologis, anak-anak masih sangat rentan dengan kondisi kejiwaannya, sehingga hal-hal yang sepele kadang menjadikan trauma bagi mereka yang bisa berpengaruh negatif pada perkembangan mereka saah satunya kemampuan untuk berbicara. Selain faktor traumatis, faktor genetik, kebiasaan dan lingkungan ternyata juga bisa berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak. Selain itu ada juga faktor Yakni autisme, retardasi mental, kelainan perilaku, dan adanya kondisi kecemasan.

Seorang anak dengan autisme, akan mengalami gangguan perkembangan karena mereka menutup diri sehingga mengalami keterbatasan komunikasi,  sulit dikendalikan, dan interaksi sosial yang berkurang. Penyebab anak mengalami gangguang bicara lainnya adalah adanya retardasi mental atau gangguan psikologis yang mana anak tidak mampu mengurus dirinya sendiri, kesulitan berkomunikasi dan ketidakmampuan mengenali sesuatu berbahaya atau tidak. Salah satu cirinya adalah intelegent quotient (IQ) di bawah 70, yang bisa diketahui dari hasil tes.  Adanya kelainan perilaku yang muncul pada anak yang menarik diri dari kondisi ramai (sindrom asperger), meski sangat jarang ditemui, juga bisa menyebabkan gangguan bicara pada anak. 

Upaya untuk mengatasi gangguan bicara pada anak yang selanjutnya yaitu dengan berkonsultasi dengan ahli termasuk keungkinan untuk melakukan terapi wicara atau pengobatan, memberikan kesempatan pada anak kita untuk berinteraksi dan bermain dengan teman-teman sebayanya, menstimulasi anak dengan mengajaknya berkomunikasi meskipun anak belum mampu berbicara, termasuk mengajarkan kata kepada anak dengan pengucapan yang jelas. 

Jadi, tunggu apalagi. Jika kita memiliki anak yang dirasa bermasalah dengan kemampuan bicaranya, konsultasi dengan ahli harus secepatnya dilakukan agar tidak mengalami keterlambatan yang nantinya akan memperparah keadaan.   (Sumber: www.suaramerdeka.com)

1 comments:

Dwi Siswanto said...

Benar sekali mba..yang di alami saudara saya jg gitu bun..
Anaknya pada ngga bisa bicara alias gagu...tapi anehnya cuman anak yang cw aja..kalo anak yang cowo tidak..ko bisa gitu ya bun...anaknya cw 3..cowo 2...cwnya ngga bisa ngomong semua..kenapa ya bun..

Post a Comment