Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Cube Test

Mewujudkan Rumah Aman buat Balita

Written By Blogger on Sunday, 25 June 2017 | 20:56

Mewujudkan Rumah Aman buat Balita



Alangkah senangnya ketika pertama kali  kita diberi kesempatan tuhan untuk menjadi mama bagi buah hati kita.  Berbagai upaya pasti mama lakukan untuk menjaga buah hati sebagai bentuk curahan kasih sayang bagi mereka. Salah satu hal yang harus mama lakukan untuk melindungi ananda  adalah dengan menciptakan kondisi rumah yang nyaman dan aman bagi mereka. Apalagi kalau ananda masih berusia balita atau bahkan di bawah 1 tahun.  Bagi  ananda yang masih kecil, rasa ingin tahu akan hal-hal yang menarik dan baru selalu ada di benak mereka. Oleh karena itu, Mama harus bisa menata rumah agar si kecil bebas untuk bergerak dan bermain. Berikut ini ada beberapa tips   agar rumah menjadi aman dan nyaman untuk ananda.


Aliran Listrik
Salah satu benda yang paling berbahaya di rumah adalah benda yang berhubungan dengan listrik. Untuk melindungi ananda dari bahaya listrik, mama perlu melindungi semua peralatan yang "berbau"  listrik atau plug-in  di rumah dengan outlet cover.  Cari jenis outlet cover  yang tidak mudah dilepas atau menggunakan gerendel pengaman geser agar ananda tidak mudah membukanya. Kalau memungkinkan letakkan diatas jangkauan anak-anak sehingga lebih bisa menjamin keselamatan mereka.
Termasuk dalam hal ini adalah kabel yang terhubung dengan listrik. Tanpa Mama disadari, kabel ternyata rawan memiliki lubang atau sobekan kecil yang berisiko menyetrum.  Hindari risiko ini dengan menggunakan pengaman kabel. Biasanya, alat ini juga digunakan untuk merapikan kabel televisi, komputer, atau barang elektronik lain yang bertebaran di lantai.

Tombol kompor
Ananda kadangkala ertarik dengan benda-benda kecil, tarutama tombol. Demi kewaspadaan mama, alangkah baiknya jika tombol diberi pengaman karena bisa saja si kecil penasaran dengan benda ini. Memutar-mutar tombol kompor juga bisa menyebabkan gas beracun keluar. Agar tidak terjadi hal semacam ini, segera pasang tombol pengaman pada tombol kompor Anda.

Sudut Meja

Sudut meja  merupakan salah satu “ranjau” yang bisa melukai Ananda.  Untuk mengatasinya, Mama bisa menempelkan corner cushion  pada setiap sudut meja atau barang lainnya yang memiliki sudut tajam. Tujuannya agar ketika anak bermain di sekitar meja, kepala atau tubuhnya tetap aman saat terbentur.

Pintu
Pintu ternyata juga memiliki potensi untuk melukai si kecil. Jika tak diperlukan, jangan biarkan pintu di rumah terbuka karena berisiko membuat tangan bayi terjepit. Pintu terbuka akan memancing balita untuk mencoba membukanya atau memainkannya. Jika memang terpaksa harus dibuka, gunakan door stop atau penahan pintu untuk mempertahankan posisi daun pintu agar tetap diam.

Lemari dan laci

Untuk lemari atau laci berkenop dobel, Anda bisa menggunakan kunci slide . Cara menggunakannya mudah, cukup menekan band yang berada di tengah untuk memasukkan slide  ke dalam kenop lemari. Pastikan slide  terpasang kuat sehingga kenop tidak mudah tertarik saat bayi menariknya.

Sedangkan untuk pengaman laci geser, Anda bisa menggunakan kunci penahan kabinet dengan menempelkan dua bantalannya di antara anak laci dan badan laci. Penahan ini bisa juga digunakan pada kulkas, penutup toilet, dan lain sebagainya. Pengaman ini mudah digunakan orang dewasa tapi sulit bagi anak-anak.

Pagar Pengaman

Bayi Anda sudah mulai berjalan dan memanjat? Pastikan Anda menggunakan pagar pengaman. Apalagi jika di rumah terdapat tangga. Selain membatasi, pagar pembatas ini akan memblokir akses anak menuju area yang berbahaya. Sebut saja dapur, kamar mandi, kolam ikan, tangga, atau kolam renang.

Perekat Furnitur

Menghindari risiko bayi tertimpa pajangan atau furnitur di rumah sebenarnya mudah. Gunakan saja perekat khusus yang membuat banyak benda seperti kaki meja dan kursi, speaker, televisi, vas bunga, telepon, lampu meja, juga benda lainnya tidak mudah bergerak.

Dispenser Air Minum

Dispenserb air minum merupakan suatu barang yang lazim berada di rumah Mama. Dan kadangkala tombol/kran dispenser menjadi suatu benda yang menarik untuk dimainkan oleh Ananda mengingat bentuknya yang mungil dan menonjol. Oleh karena itu alangkah baiknya jika Mama menjauhkan dispenser dari jangkauan si kecil. 

Lantai Antiselip

Salah satu hal yang rawan dan berbahaya bagi Ananda adalah lantai yang licin. Untuk mencegah agar ananda terpeleset, sebaiknya kita menggunakan tempelan antiselip di lantai kamar mandi.

Obat-obatan berbahaya
Bunda harus bisa menyimpan obat-obatan, benda tajam, dan semua benda atau cairan yang berpotensi racun seperti sabun, cairan pembersih, pewangi lantai, dan semprotan serangga di dalam laci yang terkunci rapat atau berada jauh dari jangkauan si kecil

Sumber: Kompas

0 comments:

Post a Comment