Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Cube Test

Cara Meningkatkan Kinerja Otak Anak

Written By Blogger on Thursday, 29 June 2017 | 03:41

Cara Meningkatkan Kinerja Otak Anak  


 
Perkembangan Otak Anak
Otak merupakan salah satu organ yang paling penting dalam kehidupan kita. Perkembangan otak dimulai ketika bayi masih dalam kandungan dan berlanjut ketika anak lahir hingga tyumbuh membesar. Dan di vase bayi-anak-anak itulah pertumbuhan otak mengalami masa yang sangat penting.

Untuk membantu agar pertumbuhan otak bisa berkembang yang pada nantinya akan meningkatkan kinerja otak secara maksimal, setiap orang tua perlu melakukan perlakuan khusus bagi anaknya masing-masing. Sebenarnya ada cara yang dianggap gampang tapi akan memberi pengaruh cukup besar terhadap kinerja anak, yaitu dengan membaca buku cerita secara rutin bersama anak.

Sebagaimana di publikasikan melalui jurnal Plos One,  dapat diketahui jika apabila orang tua mampu melibatkan diri ketika anak-anaknya sedang membaca buku, maka akan bisa memberi dorongan kognitif terhadap otak anak tersebut.Berkaitan dengan penelitian ini, yang penting untuk dicatat adalah membaca bersama anak memiliki banyak manfaat.

Dalam peneitian tersebut juga disebutkan bahwa mengucapkan kata-kata dengan lantang ternyata belumlah cukup untuk memperbaiki perkembangan kognitif pada anak-anak prasekolah. Temuan ini memperkuat nilai "bacaan dialogis," dimana anak didorong untuk berpartisipasi secara aktif.

Penelitian tersebut dilakukan oleh John Hutton, seorang dokter anak di Cincinnati Children's Hospital Medical Center di AS mengatakan. Hutton juga menyampaikan bahwa  jika orangtua harus lebih terlibat saat membaca bersama anak seperti mengajukan pertanyaan, mintalah mereka membalik halaman, dan berinteraksi satu sama lain. Fungsional magnetic resonance imaging (FMRI) menemukan aktivasi otak secara signifikan lebih besar pada anak berusia empat tahun yang lebih banyak terlibat dalam mendengarkan cerita, menunjukkan mekanisme peningkatan keterlibatan dan pemahaman baru. Dan kondisi ini bisa memicu aktivasi otak atau 'turbocharge' pengembangan keterampilan keaksaraan, terutama pemahaman, pada anak-anak usia prasekolah.

Ketika melksanakan penelitian ini, Hutton  melakukan pemindaian MRI fungsional dari 22 anak perempuan berusia 4 tahun, untuk mengeksplorasi hubungan interaktivitas verbal selama observasi saraf ibu dan anak selama mendengarkan cerita. Dan ternyata, anak-anak yang menunjukkan minat yang lebih besar dalam narasi menunjukkan peningkatan aktivasi di bidang otak serebelum kanan, yang diduga mendukung perolehan dan penyempurnaan keterampilan kognitif melalui koneksi ke area fungsi bahasa, asosiasi dan eksekutif.

Jadi bagi orang tua yang menginginkan anak-anaknya bisa menjadi pandai dan cerdas, mereka harus bisa meluangkan waktunya secara rutin untuk menemani anak-anak mereka membaca buku.

www.suara.com

0 comments:

Post a Comment